Sabtu, 30 Januari 2021

Madah


Kau tahu?

Ketika aku menulis kata

Melukiskan tulisan-tulisan biasa

Meracik makna di balik setiap rima


Kau tahu?

Apakah aku ini terlalu berlebihan?

Ketika aku menaruh harapan?

Di dalam setiap gubahan-gubahan 


Kau tahu?

Pesan ini akan tersampaikan

Kelak atau sebentar lagi



Bogor, 18-01-2021

Jumat, 29 Januari 2021

Melarik Pagi


Sereal cokelat dan putih susu

Memanggil embun karena dingin

Kini menjadi tumpukan harta karun di mangkuk putih


Penuh semangat segera

Menyantap dengan sendok kayu estetik

Bergaya eksentrik

Berlagak nyentrik



Bogor, 16/01/2021


Selasa, 26 Januari 2021

Kijang Kuda Bersama

 

Kijang kuda berlari di trotoar kota

Bangku taman warna jingga duduk bersama

Makan es krim rasa roti tawar harganya

Jembatan layang menyilang kaca


Sepeda berjalan cepat miring ke samping

Kepiting melompat berjalan lurus yang tak mungkin

Sang wanita berbincang tentang hidupnya

Sang pria bercerita tentang tangguhnya


Sore perlahan kini menjelma malam

Masih banyak kopi bertaburan sesuai pesanan



Bogor, 16/01/2021


Sabtu, 23 Januari 2021

Piknik


Ada roti dan termos kopi

Rapi kusimpan di dekat keranjang rotan

Aku santai julurkan kaki gontai

Mata melihat lalu lalang orang gembira riang


Sesekali senyumku terjadi

Ketika melihat anak kecil berlari


Aku hampir lupa menuangkan kopi

Aku hampir lupa memakan roti yang kuincar daritadi


Baiklah kalau begitu maka kulakukan segera

mulai dari menuangkan sampai mulai menghirup wewangian

Aroma kopi memberikan ku girang sekali

Aroma roti membawakan ku bahagia kembali


Baiklah kalau begitu maka kulakukan segera

Mulai dari mengigit roti asin

Sampai ku seruput si hitam berkafein


Menjelang sore makin banyak orang berkerumun

Bergantian memberi makan burung

Tak ada kulihat wajah-wajah yang murung



Bogor, 15/01/2021


Jumat, 22 Januari 2021

Sampul Berbinar-Binar Tawa

 

Di gudang aku berkutat dengan beberapa barang 
Barang yang menyimpan kisah-kisah yang terkenang
Terkenang meskipun sudah banyak yang usang
Usang, pudar tapi tak pernah ku buang


Ada satu wajah yang menempel pada sampul majalah 
Yang tak sengaja ku temukan di atas lemari
Ternyata itu adalah majalah milik ku yang dulu sengaja ku beli 
Karena terpampang sosok model favorit begitu cerah berseri

Dulu aku tak pernah bosan memandanginya 
Dulu aku tak pernah melewatkan mata yang berbinar-binar ketika tertawa

Dan sampai saat ini ternyata banyak berbeda
Aku memandanginya dengan rasa yang sama
Hanya saja dulu mengkilap 
namun kini kusam sebagiannya
Hanya saja dulu halus dan licin 
Tapi kini harus kutiup dan kuusap dulu debunyanya agar kembali lagi kesan yang sama

Kesan ketika pertama kali aku mendapatkannya
Kesan ketika pertama kali aku melihat tawanya


Bogor, 15/01/2021

Sabtu, 09 Januari 2021

Kacang Baik Hati


Mereka berhamburan dari kantong begitu cepatnya 
Mereka berpencar kemana saja
Berlari-lari meninggalkan Tuannya
Bergembira ria menari bersama

Mereka bebas tapaki aspal jalan raya
Mereka memasang kembali mahkotanya
Ada banyak makna dibalik wajah-wajah bahagia
Akan ada cerita di setiap lompatannya

Mereka belum berhenti
Mereka masih merajai arena
Seperti ingin juga menunjukan pada dunia
Bahwa kini mereka pun bisa

Seolah mereka sedang berbicara
Mengungkapkan semua rasa
Kepada tuannya
Kepada lalu lalang manusia 
Kepada jalan raya
Kepada aspal dan baja
Kepada tembok gedung dan batu bata
Kepada para udara
Kepada semuanya

Mereka hanya berusaha
Setidaknya hingga ada yang merasa

Ya, hanya itu saja

Setelah itu mereka akan kembali
Mereka tak mau tuannya bersedih 
Setelah itu mereka akan kembali
Mereka tak mau tuannya repot mencari

Dan setelah itu mereka benar akan kembali
Kembali pada tuan dengan berbaris rapi
Tak ada amarah tak ada emosi
Tak ada caci tak ada maki

Tuan senang 
Tuan tenang
Kacang baik hati


Bogor, 07/01/2021



Rabu, 06 Januari 2021

Kura-Kura


Kamu tidak sedang berlomba
Beradu cepat juga bukan pula
Tidak ada penonton di kanan dan kiri sana
Tidak ada teriakan dan lensa kamera


Kamu sedang tidak berlomba
Beradu rasa bukan pula juga
Tidak ada yang memintamu menjadi perkasa
Tidak ada penghargaan atau rangkaian angka

Maka berjayalah suka dan cita
Dengan ide-ide cemerlang yang begitu bahagia

Maka berjalanlah seperti biasa
Dengan anggun dan bersahaja


Berjuanglah

Meskipun bukan di arena lomba


Nikmatilah

Ini bukan melulu soal mencari banda

Ini bukan melulu tentang menjadi juara



Bogor, 05/01/2021


Adipati

 

Tetaplah engkau bijaksana
Tetaplah engkau rendah hati
Kokoh dan tegak berdiri
Dengan pengetahuan dan keberanian sejati

Namamu yang terdengar 
Kebaikanmu yang tersiar 
Kedigdayaan yang telah tersuar
Adalah sesuatu yang selalu terpancar

Bogor, 31/12/2020







Searah Pandangku Padamu

 

Searah pandangku padamu

Ada aku dan kamu yang berjalan diantara rintik hujan

Ada kamu dan aku yang berjalan menyusuri malam di jalanan 


Searah pandangku padamu
Ada aku dan kamu yang tertawa dengan ragam cerita
Ada kamu dan aku yang mencari waktu untuk saling menatap saja

Searah pandangku padamu
Ada aku dan kamu yang terpukau senja
Ada kamu dan aku yang menyantap seadanya

Ada aku dan kamu yang berani
Ada kamu dan aku yang berjanji

Dan searah pandangku padamu
Ada kisah yang bergulir
Ada kasih yang terukir

Inilah syairnya
Aku
Dan kamu

Bogor, 30/12/2020


Walet Tepi Sungai

 
Jauh dari sarang
Kau sempatkan diri berdandan
Berjalan berlagak menantang
Demi satu hal yang akan kau pantaskan

Masih jauh
Kau belum bersiap-siap untuk kembali berjalan
Entah apa yang kau pikirkan
Menatap sinar yang memantul berkilauan

Jauh
Bukan sekedar sesuatu yang kau tunggu
Bukan hanya tentang sesuatu yang perlahan mulai kau tempuh
Ini tentang berdendang dan tentang mu
Tentang sekelompok yang kau tahu itu

Lalu sampai kapan?

Kau sudah ditunggu di sarang
Kau telah dinanti banyak keindahan

Hei walet yang menatap aliran 
Hei walet yang mengamati pantulan
Sebelum kau beranjak 
Jangan lupa sisir rambutmu yang berantakan

Bogor, 30/12/2020